SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

27 April 2009

The Wednesday Letters: Surat Cinta di Hari Rabu

27 April 2009 capcai bakar

Penulis: Jason F Wright
Penerbit: gagasmedia
Harga: Rp 48.450 (kutukutubuku.com)



novel ini jelas-jelas bertemakan cinta, jadi buat kaum adam pasti ga cocok banget. hehe. tapi kisahnya ga lebai kog.

Kisah berawal saat Jack dan Lauriel Cooper meninggal dunia berbarengan dalam kondisi berpelukan. Saat mengurus pemakaman keduanya ketiga anak mereka menemukan tumpukan surat yang ditulis sang bapak kepada istrinya. Ternyata Jack Cooper berjanji untuk selalu menulis surat pada istrinya di setiap hari rabu. Kebiasaan ini dimulai dimalam pernikahan mereka sampai akhirnya ia meninggal dunia, jadi ada ribuan surat yang ia tulis untuk sang isti selama kurang lebih 39th pernikahan mereka. Luar biasa bukan!!

Ia bahkan tetap menulis surat kala ia kecewa dan marah meski isinya cuma laporan menu makanan selama seminggu.

Alur cerita buku ini juga cukup mengejutkan sehingga kita tidak cepat bosan karena sudah merasa tahu ending ceritanya yang pasti happy ending. ada misteri kenapa malcoom-aank bungsu mereka- melarikan diri ke brazil dan tidak jadi menikahi Rain kekasihnya. ada misteri apakah hubungan Mathew dan Monica akan baik-baik saja, ada misteri apakah Laurie mengkhianati jack hingga mengandung Malcoom, dan misteri siapa bapak biologis malcoom. Rame..walau menurut saya kurang dalam, jadi kurang cihui.

Selanjutnya soal cover, covernya tak biasa karena dibikin berbentuk sebuah amplop. Di dalamnya lalu terselip surat lain yang menjadi penutup yang kata orang manis..hehe..kalau kata saya...susah bacanya..tulisan sambung.

berikut cuplikan surat pertama mereka

16 juni 1948

To Ny.Cooper


Percayakah kau bahwa akhirnya kita menikah juga? Kita sudah menikah! Betapa indahnya hari ini. Sekarang pukul 11:50 malam dan diseberang ruangan, kau sedang terlelap dalam tidur. Apa kau tahu bahwa malaikat juga bisa mendengkur? Aku baru tahu kalau ternyata mereka bisa mendengkur. Aku mengetahui ini karena kau juga mendengkur, dan kau adalah malaikatku.


Aneh sekali, aku tidak pernah kalau wanita juga bisa mendengkur. Kau pasti membenciku karena berpikiran seperti ini tapi apa yang dapat kau lakukan sekarang? Kita sudah menikah dan kau harus menerimaku apa adanya!


Aku sudah berjanji hari ini digereja dan aku akan berjanji lagi padamu malam ini. Mulai sekarang, aku akan menulis surat padamu setiap minggu. Dimana pun kita berada, entah didua sisi benua yang luas ini atau didalam ruang tamu yang sempit. Aku pasti akan menulis surat padamu. Tadinya, aku ingin menyimpan sebuah jurnal tapi aku tidak akan bisa konsisten menulisnya. Siapa juga yang ingin membacanya? Surat adalah hal lain. Surat mampu bertahan ditengah perputaran waktu.

Aku tidak mungkin mengatakan ini jika kau terbangun sekarang tapi berhubung kau sedang tidur.. aku akan mengatakannya disini: Terima kasih. Terima kasih karena telah menungguku. Terima kasih karena telah membuatku menunggu. Malam ini seindah yang aku bayangkan selama ini. Bukan. Malam ini JAUH LEBIH BAIK dari yang aku bayangkan. Malam ini merupakan sebuah berkah. Mukjizat


Aku akan membuat sebuah janji lagi ( percaya tidak percaya, aku belum pernah berjanji sebanyak ini dalam satu hari) Laurel, aku akan selalu mendampingimu. Tak peduli apa pun yang terjadi. Kita akan selalu bersama. Tanpa rahasia. Tanpa kejutan. Dan aku akan selalu setia padamu dalam segala hal


aku mencitaimu Ny.Jack Cooper

JC

katagua

*biasa aja..walau di beberapa adegan saya menitikkan air mata*

saat menjadi tim pengamat *halah* di lomba "Olimpiade Membaca APBN" kemarin..tim juri mengajukan pertanyaan mengenai iklan sekolah gratis yang ada cut mini itu loh... menurut bapak juri..iklan ini terlalu mengada-ada, tidak rasional, dan lebai.

saya jelas-jelas ga setuju..
di kehidupan nyata saja ada anak petani yang jadi presiden
ada penjual air yang semua anaknya sarjana
okelah persentasenya kecil..
tapi bisa kan? yang penting tekad. lagipula sekolah gratis sampai SMP akan jadi pondasi buat anak-anak ga mampu. mau jadi sarjana banyak jalannya.

nah..tukang becak yang membawa daku ke gramedia pas di jogya itu...anaknya dua-duanya kuliah. yang terakhir malah mahasiswa UGM jurusan manajeman. pengen rasanya membawa bapak tukang becak ini ke hadapan juri-juri itu...

'Nih pak..bukti nyata iklan itu ga lebai"

jadi buat kamu-kamu yang masih meragukan iklan sekolah gratis itu, inget ya...bisa kog!! asal ada tekad dan ikut keluarga berencana. hehe. logikanya dah ga mampu punya anak sampai 6, pasti lebih sulit daripada yang punya anak cuma 2.

trus buat yang ngomong "kog pakai logat malaysia"
itu tu logat melayu...

kalau lu bilang
"mana gua tau itu logat melayu"

Nah...ga usah sok nasionalisme-nasionalismean deh kalau budaya bangsa aja gak tau..dan klo lu gak tau..cari tau dong..baru bikin thread di website terkenal.

*saya emosi ma orang bego*

emang bisa..anak supir angkot jadi pilot?


saat menjadi tim pengamat *halah* di lomba "Olimpiade Membaca APBN" kemarin..tim juri mengajukan pertanyaan mengenai iklan sekolah gratis yang ada cut mini itu loh... menurut bapak juri..iklan ini terlalu mengada-ada, tidak rasional, dan lebai.

saya jelas-jelas ga setuju..
di kehidupan nyata saja ada anak petani yang jadi presiden
ada penjual air yang semua anaknya sarjana
okelah persentasenya kecil..
tapi bisa kan? yang penting tekad. lagipula sekolah gratis sampai SMP akan jadi pondasi buat anak-anak ga mampu. mau jadi sarjana banyak jalannya.

nah..tukang becak yang membawa daku ke gramedia pas di jogya itu...anaknya dua-duanya kuliah. yang terakhir malah mahasiswa UGM jurusan manajeman. pengen rasanya membawa bapak tukang becak ini ke hadapan juri-juri itu...

'Nih pak..bukti nyata iklan itu ga lebai"

jadi buat kamu-kamu yang masih meragukan iklan sekolah gratis itu, inget ya...bisa kog!! asal ada tekad dan ikut keluarga berencana. hehe. logikanya dah ga mampu punya anak sampai 6, pasti lebih sulit daripada yang punya anak cuma 2.

trus buat yang ngomong "kog pakai logat malaysia"
itu tu logat melayu...

kalau lu bilang
"mana gua tau itu logat melayu"

Nah...ga usah sok nasionalisme-nasionalismean deh kalau budaya bangsa aja gak tau..dan klo lu gak tau..cari tau dong..baru bikin thread di website terkenal.

*saya emosi ma orang bego*

jalan-jalan ke jogya dan magelang bareng anak TN



tanggal 23 april kemarin saya mendapat titah baginda raja untuk mengantar adik ke Jogja. akhirnya bisa main ke kota ini lagi. dan gratis...syubidup..lalalala...

ceritanya begini...adik saya yang kelas 2 SMA itu sedang mengadakan karya wisata ke jakarta dan bandung. karya wisatanya sih jadwalnya sampai hari minggu, namun berhubung hari jumat mereka akan mengikuti "Olimpiade Membaca APBN" di UPN maka adik saya dan 3 teman lainnya harus pulang duluan. nah karena empat anak ini sekolah di asrama dan semi militer gitu..perjalanan tanpa pengawasan orang dewasa haram hukumnya. maka diutuslah saya sebagai wali.

Berangkat dari bandung menggunakan Prima Jasa Travel yang ke Ratu Plaza (harganya 70rb). Mobilnya bagus..ada tempat minum, bangkunya lebih nyaman ketimbang Cititrans (nyaman = kalau tidur enak) ada tivi juga. Sayangnya....di tengah jalan tali kipas mobil kebakar...%^&^&***^%%% padahal ini mobil baru loh. bakal telat nih... mana jarak tempuh normal 3 jam ditambah sedikit-sedikit berhenti untuk laporan lah, ada anak kecil mau pipis di jalan lah bukannya dipom bensin tempat kita berhenti tadi, atau ada ibu-ibu seksi pakai rok mini yang mau beli tts dulu...kekeluargaan sekali.

*saya jadi makin cinta sama cititrans*

sampai di Jakarta, rombongan kecil nan bahagia ini berangkat ke terminal rawamangun, setelah sebelumnya menyerbu rumah bunda. Naik bus Safari Dharma Raya tujuan Magelang (seharga 165 rb) busnya bagus...tempat duduk luas. kalah deh kramat jati..hehehe..

berhubung macet rencana perjalanan berubah, kita langsung ke jogya.. sampai di terminal gombor..ganti baju,cuci muka, dan gosok gigi di toilet umum..pasukan kecil nan lucu ini berangkat ke UPN.

Lomba berlangung alot... ga percuma merekakabur dari karya wisata.. DEBATNYA OKE

tadinya saya mau langsung pulang (dan jalan-jalan ke jogya).. tapi karena pengumuman tim yang maju ke semifinal besok..jadilah saya menginap di rumah bu Tuti, pamong adek saya.

*waw.....kompleks taruna nusantaranya bagus banget...dan melihat pria-pria berseragam itu godaan batin sekali ya...apalagi masih SMA..apalagi pinter-pinter*

besoknya lomba lagi... alhamdullilah mereka juara 1 dan 8 di babak penyisihan.. semifinal untuk menentukan tiga besar berlangsung pada hari yang sama..duh..bakal selesai malam ni..padahal saya masih kepengen jalan-jalan ke bringharjo. hiks...

Hasil akhir saya tidak sempat jalan-jalan keliling jogya, ga sempet beli batik dan oleh-oleh..hiks.

selesai lomba yang mengecewakan (karena satu tim ga masuk 3 besar) saya langsung diantar ke stasiun tugu. Keputusan saya untuk membeli tiket dulu baru ke gramedia ternyata tepat..kalau tidak..melihat pemandangan malam jogya yang indah..saya pasti tergoda menginap satu hari. bagus banget..mana ga panas..hehe..


foto diambil tanpa izin di http://ryn1love.wordpress.com/

dari stasiun tugu ke gramedia saya naik becak pulang pergi (bayarnya 30 rb saja ples ditunggui). Berbekal novel The Wednesdey Letter saya kembali ke bandung naik Lodaya kelas bisnis...hiks

kenapa lodaya? karena Turangga adanya jam 11 malam..saya ga tau nunggu dimana.
kenapa kelas bisnis? karena nyampenya sama saja..mending selisihnya buat beli novel.

jadi saudara-saudara..saya doyan naik eksekutif tapi yang argo..jadi sampainya lebih cepat dan ga banyak berhenti. sayangnya keputusan naik lodaya kelas bisnis ini salah banget...BADAN SAYA CAPEK GILA!

16 April 2009

salah satu resolusi tahun 2009 saya tercapai...

saya sudah bisa naik motor...

uhuyyyy!!!

Walau belum punya SIM. Walau kecepatannya cuma 40 km/jam. Walau bawanya masih di dalam kompleks. Karena..jalan raya di Lhokseumawe itu menguji nyali sekali.

Begini ceritanya jalan raya disana adalah jalan antar provinsi, jadi namanya truk dan bus akan melaju secepat yang mereka bisa. Keseraman jalan raya semakin bertambah dengan banyaknya pengendara motor lain yang melaju sekencang-kencangnya. glek...(menelan ludah.com) belum lagi pengendara mobil..hiks.

BTW, saya sebenarnya sudah pernah belajar naik motor saat SMP. Ini terhitung sangat telat loh. Soalnya disana rata-rata anak SD saja sudah jago bawa motor kemana-mana. Hal ini dilatarbelakangi oleh (halah..kebawa-bawa gaya skrepse) Papa saya yang orangnya kaku sekali. Menurut beliau anak-anaknya yang belum berumur 17 tahun belum pantas diajarkan naik kendaraan bermotor. Walau di rumah menangkring indah sebuah motor dan mobil. Ga ada cerita minta-minta diajari. Sayangnya semua anaknya langsung merantau begitu tamat SMP..jadi tidak sempatlah beliau menanti umur 17 itu...hehehe..

mungkin karena menyadari hal itu, di suatu pagi saat saya liburan (waktu SMP daku kan udah merantau ke medan) papa mengajak saya belajar naik motor di lapangan helikopter. Hore...bisa...senangnya.

Siang harinya saat pembantu di rumah di rumah didatangi pacar-pacarnya..mereka menantang saya membawa motor. Bergolaklah darah muda saya. SAYA TERIMA!!!

dengan pede (ples harap-harap cemas) saya membawa motor pacarnya si pembantu ditemani salah seorang pembantu saya. Jalanannya sih oke..lurus aja...Yang ga oke adalah..itu turunan. Saya belum sampai bab ini belajarnya. Apa yang harus saya lakukan?????? Kalau di rem saya takut berhenti mendadak dan melempar si penumpang, ga direm..kecepatannya kog makin bertambah padahal sumpah..saya ga pegang gas...tolooooong...!!!!!

Namanya jalan kan tidak selalu lurus...pasti berbelok..maka sampailah saya di persimpangan itu dan lagi-lagi bab belok membelok apalagi dengan kecepatan tinggi belum saya pelajari. Maka saya berpikir cepat...memilih membelok tentu saya belum berani.... mengerem saat kecepatan tinggi juga tidak berani..maka saudara-saudara..saya memutuskan untuk MENABRAKKAN DIRI KE TROTOAR MENGGUNAKAN MOTOR PINJAMAN.

hmmmm....
untunglah yang punya motor cinta mati sama pembantu saya..jadi dia tidak mengajukan tuntutan apa-apa.
untunglah papa tidak mencak-mencak.. mungkin sudah cukup kasian pada anaknya yang pusing luar biasa tapi tidak berani mengeluh
untunglah jantung saya baik-baik saja. soalnya dia berdetak tidak normal karena takut dimarahin.
untunglah saya tau diri..melanjutkan belajar naik motor 9 tahun kemudian dibimbing adek tercinta ANdar yang luar biasa tenang dan sabar mengajari kakaknya yang bawel ini.

jadi sodara-sodara peraturan punya SIM setelah berumur 17 tahun itu benar adanya!!!

saya dengan bangga mengumumkan

16 April 2009 capcai bakar

salah satu resolusi tahun 2009 saya tercapai...

saya sudah bisa naik motor...

uhuyyyy!!!

Walau belum punya SIM. Walau kecepatannya cuma 40 km/jam. Walau bawanya masih di dalam kompleks. Karena..jalan raya di Lhokseumawe itu menguji nyali sekali.

Begini ceritanya jalan raya disana adalah jalan antar provinsi, jadi namanya truk dan bus akan melaju secepat yang mereka bisa. Keseraman jalan raya semakin bertambah dengan banyaknya pengendara motor lain yang melaju sekencang-kencangnya. glek...(menelan ludah.com) belum lagi pengendara mobil..hiks.

BTW, saya sebenarnya sudah pernah belajar naik motor saat SMP. Ini terhitung sangat telat loh. Soalnya disana rata-rata anak SD saja sudah jago bawa motor kemana-mana. Hal ini dilatarbelakangi oleh (halah..kebawa-bawa gaya skrepse) Papa saya yang orangnya kaku sekali. Menurut beliau anak-anaknya yang belum berumur 17 tahun belum pantas diajarkan naik kendaraan bermotor. Walau di rumah menangkring indah sebuah motor dan mobil. Ga ada cerita minta-minta diajari. Sayangnya semua anaknya langsung merantau begitu tamat SMP..jadi tidak sempatlah beliau menanti umur 17 itu...hehehe..

mungkin karena menyadari hal itu, di suatu pagi saat saya liburan (waktu SMP daku kan udah merantau ke medan) papa mengajak saya belajar naik motor di lapangan helikopter. Hore...bisa...senangnya.

Siang harinya saat pembantu di rumah di rumah didatangi pacar-pacarnya..mereka menantang saya membawa motor. Bergolaklah darah muda saya. SAYA TERIMA!!!

dengan pede (ples harap-harap cemas) saya membawa motor pacarnya si pembantu ditemani salah seorang pembantu saya. Jalanannya sih oke..lurus aja...Yang ga oke adalah..itu turunan. Saya belum sampai bab ini belajarnya. Apa yang harus saya lakukan?????? Kalau di rem saya takut berhenti mendadak dan melempar si penumpang, ga direm..kecepatannya kog makin bertambah padahal sumpah..saya ga pegang gas...tolooooong...!!!!!

Namanya jalan kan tidak selalu lurus...pasti berbelok..maka sampailah saya di persimpangan itu dan lagi-lagi bab belok membelok apalagi dengan kecepatan tinggi belum saya pelajari. Maka saya berpikir cepat...memilih membelok tentu saya belum berani.... mengerem saat kecepatan tinggi juga tidak berani..maka saudara-saudara..saya memutuskan untuk MENABRAKKAN DIRI KE TROTOAR MENGGUNAKAN MOTOR PINJAMAN.

hmmmm....
untunglah yang punya motor cinta mati sama pembantu saya..jadi dia tidak mengajukan tuntutan apa-apa.
untunglah papa tidak mencak-mencak.. mungkin sudah cukup kasian pada anaknya yang pusing luar biasa tapi tidak berani mengeluh
untunglah jantung saya baik-baik saja. soalnya dia berdetak tidak normal karena takut dimarahin.
untunglah saya tau diri..melanjutkan belajar naik motor 9 tahun kemudian dibimbing adek tercinta ANdar yang luar biasa tenang dan sabar mengajari kakaknya yang bawel ini.

jadi sodara-sodara peraturan punya SIM setelah berumur 17 tahun itu benar adanya!!!